Lompat ke isi utama

Berita

Amir Ingatkan Pentingnya Menjaga netralitas TNI/Polri dalam Pemilihan 2024

Amir Ingatkan Pentingnya Menjaga netralitas TNI/Polri dalam Pemilihan 2024

Pekanbaru, Badan Pengawas Pemilihan Umum Provinsi Riau - Koordinator Divisi Pencegahan,Parmas dan Humas, Amiruddin Sijaya berkesempatan Sebagai Narasumber pada kegiatan Pembekalan dalam rangka PAM Pilkada serentak,Pilgub dan Wagub yang di adakan oleh KOREM 031 Wirabima Prov.Riau Tahun 2024, Jumat (16/8/2024).

Kegiatan ini diikuti oleh Ratusan personil TNI dibawah Komando Makorem 031/Wirabima. Adapun tujuan kegiatan ini adalah untuk memberikan pembekalan bagi Prajurit TNI dalam rangka Pengamanan pelaksanaan Pemilihan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak yang akan dilaksanakan di tanggal 27 November 2024 di Provinsi Riau. Dimana, ada beberapa daerah yang akan menyelenggarakan pilkada, meliputi Kota Pekanbaru, Dumai, Kabupaten Siak, Kampar, Kuantan Singingi, Rokan Hulu, dan Rokan Hilir.

Dalam materi nya, Amiruddin mengingatkan pentingnya netralitas Prajurit TNI dalam PILKADA. Anggota TNI dan Polri juga dilarang ikut sebagai pelaksana dan tim kampanye yang diatur dalam Pasal 280 ayat [3] UU Pemilu 7/2017.

“Juga dilarang melakukan tindakan yang menguntungkan atau merugikan peserta pemilu, pelaksana dan tim kampanye sesuai Pasal 306 UU Pemilu dan Pasal 71 ayat (1) UU Pemilihan Nomor 10 Tahun 2016,” tegas Amir.

Amir menyampaikan bahwasanya dalam kontestasi Politik lima tahunan, TNI dan Polri memiliki Kedudukan yang sangat startegis sebagai garda terdepan dalam menjaga kemanan dan ketertiban proses tahapan Pemilu. Sehingga, Setiap Tahapan Pemilu,Mulai dari Pengiriman Logistik,hingga Penetapan hasil pemilu, TNI dan Polri selalu ada mendampingi guna memastikan kemanan Tahapan Pemilu.

"ini sungguh pengabdian yang luar biasa dalam upaya menjaga tegaknya demokrasi dengan cara menjaga berlangsungnya proses Tahapan Pemilu". jelas Amir

Kemudian amir menjelaskan bahwa Netralitas anggota TNI dan Polri mutlak diperlukan guna menciptakan Pemilu yang damai dan bahagia. Dalam suasana pesta demokrasi, tugas utama TNI dan Polri adalah memastikan bahwa pemilu berjalan dengan aman, damai dan adil tanpa intervensi politik kekuasaan dan ancaman dari pihak - pihak yang ingin mengganggu kemanan.

"Sebagai institusi negara, TNI dan Polri harus berdiri di atas kepentingan nasional, bukan di atas kepentingan partai politik atau kelompok tertentu." Tutup Amir

Penulis : Azmi

Editor : La Ode

toast

Media Sosial

news

Lokasi Bawaslu Provinsi

tanya

Konsultasi
Hukum Kepemiluan

Tanyakan right-circle
tanya

Konsultasi
Hukum Kepemiluan

Tanyakan right-circle