Apel Siaga Pengawasan Kampanye, Alnof Sampaikan 3 Hal Penting dihadapan Pengawas Pemilu di Riau.
|
Bawaslu Riau, Pekanbaru – Ketua Bawaslu Riau Alnofrizal menyampaikan 3 hal penting untuk dijadikan pegangan bagi pengawas Pemilu dalam melaksanakan tugas 1. Jaga harga diri dan marwah pengawas Pemilu dan lembaga, 2. Bertugaslah secara profesional, 3. Jaga kesehatan fisik dan mental, hal ini disampaikan Alnof pada Apel Siaga yang dilaksakan di Halaman Kantor Gubernur Riau selasa, (28/11/2023).
"Hari ini, 28 November 2023 - 10 Februari 2024 merupakan tahapan kampanye, Bawaslu Riau merasa perlu untuk melaksanakan Aple Siaga Pengawasan Kampanye bagi Jajaran Pengawas se-Riau hingga tingkat Kelurahan/Desa hal ini bertujuan untuk memastikan kesiapan jajaran kita dalam mengawasi dan memastikan kampanye berjalan jujur, adil dan demokratis dan juga untuk membulatkan dan menguatkan solidaritas" ungkap Alnof.
Ketua Bawaslu Riau Alnofrizal saat menyampaikan arahan pada apel siaga pengawasan kampanye
Kegiatan yang dimulai pukul 07.00 Wib tersebut Turut hadiri perwakilan Gubernur Riau dan Forkopimda Riau, ketua Partai politik peserta Pemilu di Provinsi Riau dan jajaran pengawas Pemilu.
Apel dimulai dengan Pembina Apel Ketua Bawaslu Riau memeriksa pasukan dengan berkeliling menggunakan mobil jeep. Kemudian dilanjutkan dengan Pembacaan Ikrar Kebulatan Tekad Pengawas Pemilu se-Provinsi Riau diikuti oleh seluruh peserta apel.
Pada amanat upacara Alnof menyampaikan "Apel Siaga bukan sekedar ajang berkumpul semata namun ini merupakan bentuk kesiapan lahir batin yang kita tunjukan kepada masyarakat, bahwa kita pengawas Pemilu siap mengawal dan mengawasi kampanye dengan baik, penuh semangat, nyaman dan sesuai aturan, ujarnya.
Sesuai dengan arahan Bawaslu RI, wajah pengawas Pemilu hari ini adalah wajah pengawasan yang lebih humanis, yakni mendahulukan upaya pencegahan pelanggaran dan sengketa Pemilu dari pada upaya penindakan.
"Kita mesti yakini bahwa mengedepankan upaya pencegahan adalah strategi mulia yang dapat merawat demokrasi Indonesia lebih berkualitas dan dewasa. Kita tidak ingin pemimpin yang lahir dari rahim Pemilu 2024 ini adalah pemimpin yang lahir dari demokrasi yang tidak humanis, bahkan bengis. Sehingga, sekali lagi saya tegaskan, mendahulukan upaya pencegahan ketimbang penindakan adalah upaya yang paling strategis," kata Alnof.
"Walaupun demikian, tindakan tegas kita terhadap perusak-perusak demokrasi, tidak pernah dan tidak boleh kendur. Kita tidak mau perusak demokrasi seperti politik uang, politisasi SARA, hoaks Pemilu, ketidaknetralan ASN TNI/Polri serta ujaran kebencian merajalela menggerogoti nilai-nilai luhur bangsa," lanjut Alnof.
Setelah Apel selesai dilanjutkan dengan penandatanganan Pakta Integritas oleh Gubernur Riau, Ketua, anggota dan Kasek Bawaslu Riau serta perwakilan Forkopimda Provinsi Riau. Acara dilanjutkan dengan pelepasan balon ke udara kemudian di tutup dengan hiburan.
Pelepasan Balon Apel Siaga Pengawas Pemilu
Penulis : Fitri
Editor : Angga