Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Provinsi Riau Perkuat Demokrasi dari Desa, Warga Tanjung Alai Diajak Aktif Mengawasi Pemilu

alai

Kampar, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Riau– Upaya memperkuat kualitas demokrasi terus dilakukan oleh Bawaslu Riau melalui kegiatan monitoring konsolidasi demokrasi yang dilaksanakan di Desa Tanjung Alai, Kecamatan XIII Koto Kampar, pada 16 April 2026. Kegiatan ini menjadi bagian dari strategi pengawasan partisipatif dengan melibatkan masyarakat secara langsung.

Hadir dalam kegiatan tersebut anggota Bawaslu Riau, Indra Khalid Nasution dan Patminah Nularna, serta Ketua dan Anggota Bawaslu Kab. Kampar. Kemudian sebanyak 15 orang peserta dari Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Desa Tanjung Alai yang turut ambil bagian sebagai representasi masyarakat.

Bahwa kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap pentingnya peran aktif dalam mengawal proses demokrasi, sekaligus membangun kesadaran kolektif agar pelaksanaan Pemilu dan pemilihan kepala daerah berjalan secara jujur, adil, dan berintegritas.

Dalam sambutannya, Indra Khalid Nasution membuka acara dengan menyampaikan apresiasi atas kehadiran peserta dan dukungan dari berbagai pihak. Ia menekankan bahwa keberhasilan demokrasi tidak hanya bergantung pada penyelenggara, tetapi juga pada partisipasi aktif masyarakat.

“Pengawasan tidak bisa hanya dilakukan oleh Bawaslu. Masyarakat memiliki peran penting dalam memastikan setiap tahapan demokrasi berjalan sesuai aturan. Kami berharap Pokdarwis dapat menjadi bagian dari pengawas partisipatif di lingkungan masing-masing,” ujar Indra.

Lebih lanjut, Indra juga memaparkan evaluasi pelaksanaan Pemilu dan Pilkada sebelumnya. Ia menyoroti sejumlah tantangan yang masih dihadapi, seperti rendahnya partisipasi di beberapa wilayah serta masih ditemukannya pelanggaran. Oleh karena itu, ia berharap ke depan masyarakat dapat lebih aktif berpartisipasi, baik sebagai pemilih maupun sebagai pengawas.

Menurutnya, peningkatan kualitas demokrasi harus dimulai dari kesadaran bersama untuk menjaga integritas proses pemilihan. “Dengan keterlibatan masyarakat, kita optimis pesta demokrasi ke depan akan lebih baik, lebih transparan, dan lebih dipercaya publik,” tambahnya.

Sesi diskusi interaktif menjadi momentum penting dalam kegiatan ini. Para peserta diberikan kesempatan untuk menyampaikan pertanyaan, pandangan, serta pengalaman terkait pelaksanaan demokrasi di tingkat desa.

Dalam sesi tersebut, Patminah Nularna menyoroti bahaya praktik politik uang / money politic yang masih menjadi ancaman serius bagi kualitas demokrasi. Ia menjelaskan bahwa politik uang tidak hanya merusak proses pemilihan, tetapi juga berdampak pada kualitas kepemimpinan yang dihasilkan.

“Money politik menciptakan ketergantungan dan merusak nilai-nilai demokrasi. Pemimpin yang terpilih bukan lagi berdasarkan kapasitas, melainkan karena transaksi. Ini sangat berbahaya bagi masa depan daerah,” tegas Patminah.

Ia mengajak masyarakat, khususnya anggota Pokdarwis, untuk berani menolak dan melaporkan praktik politik uang jika ditemukan di lapangan. Menurutnya, peran masyarakat sangat strategis dalam membantu tugas pengawasan yang dilakukan oleh Bawaslu.

“Jika masyarakat berani menolak, maka ruang gerak praktik money politic akan semakin sempit. Ini adalah langkah nyata dalam menjaga demokrasi tetap bersih dan bermartabat,” tambahnya.

Di akhir kegiatan, Indra Khalid kembali menyampaikan apresiasi kepada Bawaslu Kabupaten Kampar atas dukungan dan fasilitasi terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menegaskan pentingnya kegiatan sosialisasi dan edukasi yang berkelanjutan, khususnya di tingkat desa.

Menurutnya, konsolidasi demokrasi tidak bisa dilakukan secara instan, melainkan membutuhkan proses yang berkesinambungan dan melibatkan seluruh elemen masyarakat.

Kegiatan monitoring ini diharapkan mampu memperkuat sinergi antara Bawaslu dan masyarakat dalam mengawal demokrasi. Dengan meningkatnya kesadaran dan partisipasi publik, diharapkan pelaksanaan demokrasi di Kabupaten Kampar, khususnya di Desa Tanjung Alai, dapat berjalan lebih berkualitas, transparan, dan berintegritas di masa yang akan datang.

 

Penulis: Persus
Editor: Huda

toast

Media Sosial

news

Lokasi Bawaslu Provinsi

tanya

Konsultasi
Hukum Kepemiluan

Tanyakan right-circle
tanya

Konsultasi
Hukum Kepemiluan

Tanyakan right-circle