Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Riau adakan kegiatan Pengembangan Pelatihan Pengawasan Partisipatif

Bawaslu Riau adakan kegiatan Pengembangan Pelatihan Pengawasan Partisipatif

Selat Panjang-Bawaslu Riau, Bawaslu Provinsi Riau menggelar kegiatan Pengembangan Pusat Pendidikan dan Pelatihan (Pusdiklat) Pengawasan Pemilu Partisipatif di Hotel Grand Meranti, Kabupaten Kepulauan Meranti, Senin (25/9).

Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Pengawasan Pemilu Partisipatif yang diselenggarakan di Selatpanjang Kabupaten Kepulauan Meranti dihadiri oleh 100 peserta yang terdiri dari pemilih pemula dan pemuda dari berbagai organisasi serta mahasiswa dari Perguruan Tinggi. Kegiatan dibuka secara resmi oleh Anggota Bawaslu Riau Amiruddin Sijaya.

Pusat Pendidikan dan Pelatihan Pengawasan Pemilu Partisipatif merupakan bentuk dukungan dan sinergi program pemerintah melalui Bawaslu untuk membentuk wadah Pendidikan Pengawasan Pemilu yang berkesinambungan.

"Bawaslu sebagai lembaga pengawas Pemilu selain melakukan tugas-tugas pengawasan, pencegahan dan penindakan pelanggaran, juga memiliki tanggung jawab dalam memberikan pendidikan politik bagi masyarakat. Pendidikan politik dilakukan sebagai upaya dalam meningkatkan partisipasi pengawasan bagi masyarakat, khususnya dalam melakukan pengawasan partisipatif,” tegas Amiruddin Sijaya.

Foto Bersama Seluruh Peserta Diklat dengan Bawaslu Provinsi Riau dan Bawaslu Kabupaten/Kota se-Provinsi Riau

"Peserta diklat pengawasan Pemilu partisipatif, yang merupakan generasi milenial, diharapkan adanya suatu pemahaman yang benar berkaitan penyelenggaraan Pemilu. Pemilu sebagai sarana demokrasi penting untuk diawasi secara bersama-sama agar Pemilu melahirkan para pemimpin serta wakil rakyat yang berkualitas dan legitimate". Lanjut Amiruddin.

Kabag Pengawasan Bawaslu Riau, Tarmizi AP yang juga merupakan ketua panitia kegiatan ini menyebutkan bahwa suksesnya penyelenggaraan Pemilu sebagai sarana demokrasi memerlukan dukungan dari banyak pihak. Dengan keterbatasan jumlah personil pengawas Pemilu yang ada, sudah tentu membuat jajaran pengawas Pemilu di lapangan sulit melakukan pengawasan secara menyeluruh dan maksimal.

"Untuk itu Bawaslu terus mendorong partisipasi masyarakat dalam Pemilu. Kita berharap masyarakat tidak hanya hadir di TPS untuk datang memilih, namun juga turut mengawasi Proses tahapan Pemilu. Potensi kecurangan yang bakal terjadi, termasuk melapor ke pengawas Pemilu berkaitan adanya dugaan pelanggaran Pemilu,” kata Tarmizi.

Kegiatan ini juga dihadiri oleh anggota Bawaslu Riau yaitu Patminah Nularna, Indra Khalid Nasution serta Kepala Sekretariat Bawaslu Riau, Anderson. Demi suksesnya acara ini, turut terundang pula seluruh koordinator divisi Pencegahan, Parmas dan Humas sebagai fasilitator dan narasumber untuk dapat bertukar ilmu pada kegiatan Pengembangan Pelatihan Pengawasan Partisipatif ini.

Penulis : Liza

Editor : Lastri

toast

Media Sosial

news

Lokasi Bawaslu Provinsi

tanya

Konsultasi
Hukum Kepemiluan

Tanyakan right-circle
tanya

Konsultasi
Hukum Kepemiluan

Tanyakan right-circle