Lompat ke isi utama

Berita

*Bawaslu Riau Lakukan Monev Bawaslu Kampar, Fokus pada Kinerja SDM dan Reformasi Birokrasi*

Foto

Bangkinang, Bawaslu Riau — Anggota Bawaslu Provinsi Riau Divisi Sumber Daya Manusia dan Organisasi (SDMO), Patminah Nularna, melaksanakan kunjungan kerja dalam rangka monitoring dan evaluasi (monev) ke Bawaslu Kabupaten Kampar pada Rabu (15/4/2026). Kegiatan ini menjadi bagian penting dari upaya penguatan reformasi birokrasi di lingkungan Bawaslu, sekaligus memastikan pelaksanaan tugas pengawasan Pemilu dan pengelolaan kesekretariatan berjalan optimal, profesional, serta sesuai ketentuan yang berlaku.

Kunjungan tersebut disambut oleh jajaran pimpinan dan staf Bawaslu Kabupaten Kampar. Dalam agenda monev, Patminah melakukan pemantauan langsung terhadap pelaksanaan tugas dan fungsi pengawas Pemilu serta pegawai kesekretariatan. Ia menekankan bahwa seluruh unsur harus bekerja berdasarkan peraturan perundang-undangan, standar operasional prosedur (SOP), serta berorientasi pada pencapaian target kinerja organisasi.

“Monitoring ini penting untuk memastikan bahwa seluruh proses pengawasan Pemilu dan tata kelola administrasi berjalan dengan baik, efektif, dan akuntabel,” ujar Patminah.

Selain pemantauan, kegiatan ini juga difokuskan pada evaluasi kinerja sumber daya manusia (SDM) di lingkungan Bawaslu Kabupaten Kampar. Evaluasi dilakukan secara menyeluruh dengan melihat aspek efektivitas kerja, tingkat kedisiplinan, tanggung jawab, serta capaian program kerja yang telah dilaksanakan oleh masing-masing unit kerja.

Patminah menjelaskan bahwa kualitas SDM merupakan faktor kunci dalam menentukan keberhasilan lembaga pengawas Pemilu. Oleh karena itu, peningkatan kapasitas, integritas, dan etos kerja pegawai harus terus menjadi perhatian utama.

Dalam kesempatan tersebut, Patminah juga menyoroti implementasi reformasi birokrasi, khususnya dalam aspek tata kelola kesekretariatan. Ia menilai bahwa penerapan sistem kerja berbasis elektronik atau digitalisasi administrasi merupakan langkah strategis untuk meningkatkan transparansi, efisiensi, serta kualitas pelayanan kelembagaan.

“Digitalisasi bukan hanya tuntutan zaman, tetapi juga kebutuhan untuk memperkuat akuntabilitas dan efektivitas kerja organisasi,” ujarnya.

Lebih lanjut, dalam proses evaluasi turut diidentifikasi berbagai kendala dan permasalahan yang dihadapi oleh jajaran Bawaslu Kabupaten Kampar. Permasalahan tersebut mencakup tantangan dalam pelaksanaan tugas pengawasan Pemilu di lapangan maupun dalam pengelolaan administrasi kesekretariatan. Hasil identifikasi ini menjadi bahan penting dalam menyusun langkah perbaikan dan strategi peningkatan kinerja ke depan.

Sebagai tindak lanjut, Patminah memberikan pembinaan, arahan, serta solusi strategis kepada seluruh jajaran. Ia juga menekankan pentingnya membangun sinergi yang kuat antara unsur pengawas Pemilu, termasuk kesekretariatan. Hal ini agar seluruh fungsi organisasi dapat berjalan selaras dan saling mendukung.

“Sinergi yang baik antara pengawas dan sekretariat akan sangat menentukan keberhasilan pelaksanaan tugas Bawaslu secara keseluruhan,” tegasnya.

Di akhir kegiatan, Patminah turut menyampaikan harapan agar seluruh staf sekretariat Bawaslu Kabupaten Kampar dapat terus menjaga kekompakan, meningkatkan kedisiplinan, serta menjunjung tinggi profesionalisme dalam bekerja. Menurutnya, lingkungan kerja yang solid dan harmonis akan berdampak langsung pada peningkatan kualitas kinerja lembaga.

Melalui kegiatan monitoring dan evaluasi ini, Bawaslu Provinsi Riau berharap Bawaslu Kabupaten Kampar dapat terus meningkatkan kualitas kinerja dan tata kelolakelembagaan. Dengan demikian, pelaksanaan fungsi pengawasan Pemilu dapat berjalan secara maksimal, berintegritas, dan semakin dipercaya oleh masyarakat.

Penulis : Fersus

Editor : Sulastri

toast

Media Sosial

news

Lokasi Bawaslu Provinsi

tanya

Konsultasi
Hukum Kepemiluan

Tanyakan right-circle
tanya

Konsultasi
Hukum Kepemiluan

Tanyakan right-circle