Bawaslu Riau: Pentingnya Pendidikan Politik Pada Kegiatan Kampanye di Era Media Sosial
|
Pekanbaru, Bawaslu Riau – Pentingnya pendidikan politik pada kegiatan kampanye di media sosial bagi Pasangan Calon, pendukung dan simpatisan hal ini disampaikan Anggota Bawaslu Riau Kordinator Divisi Pencegahan, Partisipati Masyarakat dan Hubungan Masyarakat Amiruddin Sijaya saat menjadi narasumber siaran langsung TVRI Riau pada acara Dialog Cemerlang dengan tema Memanfaatkan Media Sosial di Masa Kampanye pada kamis, (27/09/2024).
"Pentingnya pendidikan politik dalam kampanye terutama pada media sosial, hal ini bertujuan agar tidak terjadinya disinformasi, penyebaran berita hoax, ujaran kebencian, politisasi SARA. Masyarakat harus bisa memilih dengan cerdas informasi yang beredar luas di media sosial maupun pemberitaan online, agar kampanye berjalan sehat masyarakat dapat menyaring dulu sebelum sharing," ujar Amir.
Amiruddin menekankan bahwa “Kampanye merupakan sarana pendidikan politik bagi masyarakat. Ia mengungkapkan pentingnya visi dan misi calon kepala daerah yang disampaikan kepada publik agar masyarakat dapat menentukan pilihan yang tepat. Selain itu, citra kandidat dan dukungan Partai turut mempengaruhi pandangan masyarakat terhadap calon,†ujar Amir.
Amir menggarisbawahi bahwa “Kampanye seharusnya menjadi pertarungan gagasan yang teratur dan tidak melanggar norma. Dalam konteks ini, ia menyebutkan perlunya pengawasan untuk mencegah provokasi politik yang merusak demokrasi. Masyarakat diharapkan dapat tercerahkan oleh informasi yang disajikan tanpa terpengaruh oleh ujaran kebencian atau politisasi SARA,†lanjut Amir.
Bentuk pengawasn Bawaslu terhadap konten media sosial yaitu dengan bekerja sama dengan platform media sosial seperti Meta untuk mengawasi konten yang melanggar. Jika ditemukan pelanggaran, proses penindakan akan dilakukan untuk menjaga ketertiban di tengah masyarakat. Kerjasama dengan pihak Kepolisian juga diperlukan untuk menangkal berita hoaks dan ujaran kebencian yang dapat memicu kerusuhan.
Terakhir Amir mengatakan “Ayo kita awasi bersama, laporkan ke Bawaslu jika menemukan pelanggaran untuk menciptakan keadilan Pemilihan nantinyaâ€. Beliau mengajak semua pihak untuk bersama-sama mengawasi jalannya kampanye demi terciptanya pesta demokrasi yang bermartabat. Dengan langkah-langkah pencegahan yang tepat, diharapkan pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah pada 27 November mendatang dapat berlangsung dengan jujur adil serta berintegritas.
Penulis : Fitri
Editor : Angga