Bawaslu Riau Perkuat Konsolidasi Demokrasi Bersama Masyarakat dan Pemangku Kepentingan di Bulan Ramadhan
|
Pekanbaru – Badan Pengawas Pemilihan Umum Provinsi Riau terus memperkuat konsolidasi demokrasi bersama masyarakat dan para pemangku kepentingan selama bulan suci Ramadhan 1447 H/2026 M. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Pekanbaru, Senin (2/3/2026).
Konsolidasi ini dilaksanakan sebagai bagian dari komitmen penguatan pengawasan Pemilu yang berkelanjutan. Pelaksanaan Kegiatan melibatkan tokoh masyarakat, organisasi kepemudaan, akademisi, serta instansi pemerintah daerah. Kegiatan dilaksanakan melalui forum diskusi, silaturahmi, dan pertemuan dialogis guna memperkuat partisipasi publik dalam pengawasan partisipatif.
Anggota Bawaslu Riau, Amiruddin Sijaya, menyampaikan bahwa momentum Ramadhan tidak menjadi kendala dalam pelaksanaan tugas pengawasan dan pendidikan politik kepada masyarakat. Sebaliknya, bulan suci ini dinilai sebagai waktu yang tepat untuk merefleksi dan menguatkan nilai-nilai integritas, kejujuran, amanah, serta tanggung jawab dalam kehidupan demokrasi.
“Semangat Ramadhan mengajarkan kejujuran, amanah, dan pengendalian diri. Nilai-nilai tersebut sejalan dengan prinsip pengawasan Pemilu yang berintegritas. Sebagaimana arahan Badan Pengawas Pemilihan Umum Republik Indonesia, kerja-kerja Bawaslu bukan hanya dilakukan pada masa tahapan Pemilu semata, tetapi melekat dan menjadi bagian dari kerja-kerja demokrasi secara berkelanjutan. Pengawasan, pencegahan, serta penguatan partisipasi masyarakat harus terus berjalan, baik saat tahapan maupun di luar tahapan,” ujar Amir.
kegiatan ini bertujuan untuk membangun kesadaran kolektif masyarakat akan pentingnya demokrasi yang bersih dan bermartabat serta mencegah potensi pelanggaran Pemilu di masa mendatang.
Melalui pendekatan partisipatif, Bawaslu Riau mengajak seluruh elemen masyarakat untuk aktif terlibat dalam pengawasan Pemilu sebagai bentuk tanggung jawab bersama dalam menjaga kualitas demokrasi.
Dengan tetap melaksanakan konsolidasi di bulan Ramadhan, Bawaslu Riau menegaskan bahwa penguatan sistem demokrasi harus dilakukan secara konsisten dan berkelanjutan. Hal ini sebagai bagian dari komitmen menjaga demokrasi yang jujur, adil, dan berintegritas.
Penulis: Feri Susandra
Editor: Lastri