Buka ToT Bimtek PTPS, Ketua Bawaslu Riau Sampaikan Tiga Karakter yang Harus Dimiliki Pengawas Pemilu
|
Bawaslu Riau, Pekanbaru- Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Riau, Alnofrizal menyerukan pentingnya karakter bagi aparatur pengawas Pemilu dalam setiap tingkatan. Pesan ini disampaikannya pada saat membuka kegiatan Fasilitasi Pelatihan Training of Trainer (ToT) Bimtek Pengawas Tempat Pemungutan Suara (PTPS) bagi Bawaslu Kabupaten/Kota untuk Pemilihan Tahun 2024 yang berlangsung di Prime Park Hotel Pekanbaru, Kamis (31/10/2024).
Dalam sambutannya, Alnofrizal menekankan tiga karakter yang harus dimiliki oleh Pengawas Pemilu. “Menjadi Pengawas Pemilu itu mesti berani, intelek, dan berintegritas,†ujar Anofrizal.
Alnofrizal berharap, persoalan karakter tersebut agar menjadi perhatian lebih, disamping transfer pengetahuan teknis kepada jajaran pengawas Pemilu di tingkat bawah khususnya Pengawas TPS. Menurutnya, hal itu sangat penting karena melalui penerapan karakter tersebut akan menjamin kualitas Pemilu dan Pemilihan di Provinsi Riau.
Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran, Data, dan Informasi, Nanang Wartono dalam sambutannya mengatakan, peran Pengawas TPS sangat penting dalam pengawasan pemungutan dan penghitungan suara di TPS. Oleh sebab itu, Pengawas TPS harus benar-benar memahami tugas dan perannya.
“Tugas Pengawas TPS itu tidak mudah, Saya berharap kepada Bawaslu kabupten/kota untuk betul-betul mempersiapkan Pengawas TPS di wilayah kerja masing-masing,†pinta Nanang.
Koordinator Divisi SDM, Organisasi, dan Diklat, Patminah Nularna dalam sambutannya juga mengharapkan kepada Bawaslu kabupaten/kota untuk mempersiapkan Pengawas TPS dengan melaksanakan bimbingan teknis kepada Pengawas TPS di wilayah kerja masing-masing.
“Wajib melaksanakan Bimtek Pengawas TPS sebanyak tiga kali. Bekali Pengawas TPS dengan pengetahuan teknis dan simulasi,†ujar Patminah.
Patminah juga berharap, usai mengikuti ToT Bimtek PTPS ini, Bawaslu kabupaten/kota dapat mengajarkan dan mentransfer pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh kepada Pengawas Adhoc diwilayah kerja masing-masing. Sehingga Pengawas Adhoc memiliki keterampilan teknis yang kuat dalam pengawasan Pemilihan, termasuk kemampuan untuk memahami dan mengatasi potensi pelanggaran Pemilihan yang mungkin terjadi di tempat pemungutan suara.
Kegiatan yang diselenggarakan dari tanggal 31 Oktober sampai dengan 2 November 2024 tersebut diikuti oleh 66 peserta dari 12 Bawaslu Kabupaten/Kota se-Provinsi Riau.
Ditulis oleh M. Hamidi
Editor oleh Nurhuda