Ketua Bawaslu Riau Paparkan Strategi Pengawasan Pemilu Kepada Pimpinan Partai Politik se Provinsi Riau
|
Bawaslu Provinsi Riau, Pekanbaru - Kepolisian Daerah Provinsi Riau selenggarakan diskusi panel dengan tema "Mewujudkan pemilihan umum tahun 2024 yang damai, aman dan kondusif diwilayah Provinsi Riau†pada Selasa, 28/02/23.
Kegiatan dihadiri oleh seluruh Forkompimda di Provinsi Riau serta pimpinan partai politik tingkat Provinsi dan Kabupaten/Kota se Provinsi Riau. Kegiatan dibuka oleh Karo Operasional Polda Riau Kombes Pol.R.Kasero Manggolo, MH.,M.Si.
Sambutan Kapolda Riau yang disampaikan Karo Ops menjelaskan masih banyaknya persoalan yang selama ini terjadi dalam penyelenggaraan Pemilu, seperti masalah Daftar Pemilih (DPT) masalah dugaan tindak pidana Pemilu, pelanggaran administrasi, pelanggaran kode etik, persoalan tapal batas, masa jabatan KPU Provinsi Riau dan KPU Kabupaten/Kota yang berakhir beberapa hari sebelum pemungutan suara. Tentu perlu kita diskusikan untuk menghasilkan solusi terhadap persoalan tersebut sehingga penyelanggaraan Pemilu di Riau berjalan damai dan kondusif.
Hadir sebagai narasumber Ketua KPU Riau, Ketua Bawaslu Riau, Kaban Kesbangpol Riau dan Karo Ops Polda Riau. Ketua Bawaslu Riau Alnofrizal menegaskan pentingnya Pemilu yang jujur dan adil. Salah satu tugas Bawaslu yaitu memastikan proses penyelenggaraan Pemilu sesuai dengan aturan yang ditetapkan sehingga nantinya terpilih pemimpin yang berkualitas.
Bawaslu hadir dengan paradigma baru, lebih mengedepankan pencegahan dalam pelaksanaan Pemilu, sehingga terhadap potensi dugaan pelanggaran Bawaslu mencegah terlebih dahulu agar tidak terjadi pelanggaran dimaksud. Akan tetapi apabila setelah dilakukan pencegahan masih ada yang melakukan pelanggaran, maka Bawaslu tidak segan untuk melakukan penindakan terhadap pelanggaran tersebut.
Wakapolda Riau (kiri) dan Ketua Bawaslu Provinsi Riau (kanan)
Selanjutnya, partisipasi masyarakat bukan hanya datang untuk mencoblos atau memilih ke TPS, namun juga melakukan pengawasan partisipatif sehingga pengawas Pemilu disetiap tingkatan melakukan sosialisasi partisipatif dengan melibatkan elemen masyarakat, baik Mahasiswa, organisasi masyarakat, organisasi kepemudaan, maupun keagamaan untuk meminimalisir terjadinya pelanggaran dalam penyelenggaraan Pemilu.
Setelah pemaparan dari seluruh narasumber, maka dilanjutkan diskusi terhadap problematika pelaksanaan Pemilu tahun 2024. Usai seluruh rangkaian acara selesai maka Wakil Kepala Kepolisian Daerah Riau menutup acara secara resmi.
Penulis : Angga
Editor : Lastri