Kokohkan Pengawasan Partisipatif, Bawaslu Riau Audiensi Bersama Universitas Islam Riau
|
Pekanbaru-Riau, Fokus kokohkan pengawasan partisipatif, Bawaslu Riau Audiensi bersama Universitas Islam Riau (UIR) hari ini (20/2) di Ruang Rapat Rektorat lantai 2 Universitas Islam Riau.
Kedatangan Ketua Bawaslu, Alnofrizal dan Anggota Nanang Wartono beserta staf Bawaslu Riau ini disambut hangat oleh jajaran kampus UIR, diantaranya Rektor, Prof., Dr., H. Syafrinaldi, SH., M.C.L beserta jajaran Wakil Rektor, dan juga jajaran Dekanat dilingkungan Universitas Islam Riau.
Kegiatan audiensi ini dimoderatori langsung oleh Kepala Kantor Urusan Internasional dan Kerjasama (KUIK), Dr. Rendi Prayuda, S.IP., M.Si. Rendi menyatakan bahwa UIR menyambut baik kerjasama dengan Bawaslu yang tentunya akan sangat berguna dalam pendidikan di lingkungan kampus, dan juga berguna dalam pencegahan pelanggaran Pemilu serta pembinaan pemilih pemula.
Dalam Sambutannya Alnofrizal mengucapkan terima kasih atas sambutan hangat yang telah diberikan UIR dan menyampaikan tujuan dari kerjasama ini.
Ketua dan Anggota Bawaslu Provinsi Riau saat Audiensi di Univeristas Islam Riau
"Saya sangat senang dengan sambutan hangat yang telah diberikan oleh Bapak Rektor beserta jajaran akan kerjasama ini. Tentunya ini adalah salah satu bentuk implementasi dari penandatanganan MoU yang telah dilaksanakan oleh Bawaslu Riau dan UIR sebelumnya. Bawaslu tidak bisa bekerja sendiri, dengan sejumlah personel yang dimiliki dan banyaknya tahapan yang akan diawasi. Oleh karena itu perlu adanya kolaborasi dengan pihak lain, terutama kampus seperti UIR salah satunya" ujar Alnof.
Anggota Bawaslu Riau Nanang melanjutkan bahwa Bawaslu Riau sangat membutuhkan dukungan pihak kampus sebagai pengawas partisipatif.
"tujuan Bawaslu kemari selain untuk mengimplementasikan kerjasama sebelumnya juga karena Bawaslu membutuhkan pihak kampus untuk kegiatan pengawasan partisipatif, baik dalam bentuk sosialisasi maupun penyuluhan terutama sasarannya adalah Mahasiswa" kata Nanang.
Rektor UIR cukup memahami maksud baik yang telah disampaikan oleh Bawaslu Riau bahwa sesungguhnya tugas pengawasan yang berat dibebankan pada segelintir orang tentulah tidak mudah. Sehingga pengimplementasian MoU ini akan didukung oleh UIR.
"MoU tanpa implementasi tidak akan ada gunanya bahkan hanya akan membawa kerugian. Implementasi dari MoU ini justru akan sangat membantu kami dalam hal akreditasi. UIR memiliki 193 Doktor dan 13 Profesor yang siap untuk bersinergi dengan Bawaslu. UIR akan mendukung penuh implementasi dari kegiatan kedepan, UIR akan selalu menjadi teman bagi penyelenggara Pemilu untuk bermitra dan bersinergi bersama demi demokrasi" ungkap Syafrinaldi.
Selanjutnya moderator juga menjelaskan mengenai Catur Dharma perguruan tinggi yang dipegang oleh UIR dalam pendidikan yaitu:
1. Pendidikan dan Pengajaran
2. Penelitian
3. Pengabdian Masyarakat, serta
4. Dakwah islamiah
Dari keempat Catur Dharma tersebut seluruh Civitas Akademik UIR baik tenaga pengajar maupun mahasiswa siap dalam membantu meningkatkan Pengawas partisipatif.
Penulis: Liza
Editor : Angga