Lompat ke isi utama

Berita

Kolaborasi Penyelenggara dan Pegiat Pemilu Jadi Kunci Perbaikan Demokrasi

Foto

Pekanbaru, Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Provinsi Riau - Peran pegiat pemilu dinilai krusial dalam mendorong kualitas demokrasi. Karena itu, kolaborasi antara penyelenggara pemilu dan pegiat pemilu harus diperkuat, bukan sekadar formalitas.

Hal ini ditegaskan Ketua Bawaslu Riau, Alnofrizal, saat menghadiri penandatanganan nota kesepahaman antara KPU Riau dan pegiat pemilu di Pekanbaru, Kamis (16/4/2026).

“Nota kesepahaman ini langkah strategis untuk memperkuat sinergi antara penyelenggara pemilu dan masyarakat sipil, termasuk pegiat pemilu,” ujar Alnofrizal.

Ia menekankan, pegiat pemilu bukan hanya mitra pelengkap, tetapi memiliki posisi penting sebagai mitra kritis sekaligus strategis dalam mengawal kualitas demokrasi.

Menurutnya, tantangan demokrasi ke depan semakin kompleks. Mulai dari maraknya hoaks, praktik politik uang, hingga meningkatnya apatisme pemilih.

“Kolaborasi ini harus diwujudkan dalam kerja nyata, seperti pendidikan pemilih, pengawasan partisipatif, pencegahan pelanggaran, hingga penguatan budaya demokrasi,” tegasnya.

Penandatanganan nota kesepahaman tersebut turut disaksikan anggota Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) RI, Dr. Ratna Dewi Pettalolo.

Penulis: Huda

Editor: Ode

toast

Media Sosial

news

Lokasi Bawaslu Provinsi

tanya

Konsultasi
Hukum Kepemiluan

Tanyakan right-circle
tanya

Konsultasi
Hukum Kepemiluan

Tanyakan right-circle