Lompat ke isi utama

Berita

Masih Banyak Masyarakat Belum Mengetahui Pelaksanaan Pilkada

Masih Banyak Masyarakat Belum Mengetahui Pelaksanaan Pilkada

Bawaslu Riau – Pekanbaru – Anggota Bawaslu RI, Fritz Edwar Siregar mengajak penyelenggara Pemilu untuk menggalakkan penyampaian informasi pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) tahun 2020 kepada masyarakat. Menurutnya, masih banyak masyarakat belum mengetahui pelaksanaan Pilkada tahun 2020. Hal tersebut akan berdampak kepada menurunnya tingkat partisipasi pemilih.

Fritz mengatakan, penyelenggara Pemilu memiliki tanggung jawab untuk memberikan informasi pelaksanaan Pilkada dan mendorong masyarakat untuk datang ke TPS menggunakan hak pilihnya.

"Saya melihat masih banyak masyarakat yang belum mengetahui jika di daerahnya akan dilaksanakan Pemilihan Kepala Daerah. Tentu saja hal ini akan berdampak menurunnya tingkat partisipasi pemilih di daerah tersebut. Ini menjadi tanggungjawab kita bersama untuk memberikan informasi kepada masyarakat dan mendorong mereka agar datang ke TPS pada hari pemungutan suara nanti," kata Fritz saat menjadi narasumber pada kegiatan yang diselenggarakan Bawaslu Riau secara online melalui aplikasi zoom meeting, pada Jum'at (5/6/2020).

Selanjutnya, Fritz mengajak Bawaslu Riau untuk meningkatkan kegiatan kehumasan kepada masyarakat, pegiat Pemilu, dan awak media. "Saya melihat Humas Bawaslu Riau masih kurang kegiatan-kegiatan yang bersentuhan dengan media lokal, seperti diskusi dengan masyarakat, coffee morning dengan pegiat Pemilu dan gathering dengan awak media. Ini menjadi PR bagi divisi kehumasan ke depan," kata Fritz.

Meski demikian, Fritz mengapresiasi kinerja divisi kehumasan Bawaslu Riau. Menurutnya, dalam kondisi kekurangan SDM dan peralatan pendukung, divisi kehumasan mampu mengelola  website resmi Bawaslu Riau untuk menyampaikan informasi kepada masyarakat. "Jika dilihat per wilayah (Pulau Sumatera), kinerja kawan-kawan kehumasan Bawaslu Riau saat ini sudah baik. Meskipun saya ketahui masih banyak kendala-kendala seperti kurangnya SDM yang membuat berita disebabkan belum terealisasinya pelatihan-pelatihan maupun peralatan pendukung yang dapat menunjang kinerja humas lebih baik," ujar Fritz.

Dalam diskusi yang dipandu oleh  Koordinator Divisi Hukum, Humas, Datin Bawaslu Riau, Amiruddin Sijaya itu, turut menjadi pembicara Tenaga Ahli Bawaslu RI, Sulastio.

Sulastio berpesan, Bawaslu provinsi dan kabupaten/kota agar berhati-hati dalam melakukan regristrasi serta mengelola data dan informasi. "Bagi kawan-kawan PPID, khususnya bagian penerimaan permohonan informasi atau regristrasi agar berhati-hati dalam melakukan verifikasi permohonan. Sama halnya dengan pengelola data dan informasi, agar selalu berhati-hati dalam melakukan klasifikasi informasi, jangan sampai informasi yang diinginkan masyakarat tidak kawan-kawan berikan padahal itu bukan informasi yang dikecualikan," pesan Sulastio.

Diakhir kegiatan, Amiruddin Sijaya didampingi Kepala Sekretariat, Anderson, dan Kabag Hukum, Hubungan Masyarakat, Data dan Informasi, Dona Donora menyampaikan ucapan terima kasihnya kepada narasumber dan berharap kinerja kehumasan Bawaslu se-Riau kedepan semakin baik. "Terima kasih kepada Pak Fritz dan Pak Sulastio atas waktu dan arahannya kepada kami semoga kehumasan pada Bawaslu se-Riau dapat lebih baik lagi," ucap Amir.

Kegiatan yang bertema “Urgensi Kehumasan dan Pengelolaan PPID” tersebut diikuti sebanyak 56 peserta, terdiri dari Koordinator dan staf Divisi Hukum, Humas, dan Datin serta Koordinator Sekretariat Bawaslu Kabupaten/Kota se-Riau. Selain itu, juga diikuti oleh Anggota dan staf Bawaslu Jambi, Sumatera Barat, dan Komisioner KPU Kabupaten Rokan Hulu.

Penulis : Alfian

Editor: Hamidi

toast

Media Sosial

news

Lokasi Bawaslu Provinsi

tanya

Konsultasi
Hukum Kepemiluan

Tanyakan right-circle
tanya

Konsultasi
Hukum Kepemiluan

Tanyakan right-circle