Pererat Silaturahmi di Bulan Ramadhan, Bawaslu Riau Gelar Buka Puasa Bersama
|
Pekanbaru, 9 Maret 2024 – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Provinsi Riau menggelar kegiatan buka puasa bersama dalam rangka mempererat silaturahmi serta memperkuat komunikasi dengan berbagai elemen masyarakat di bulan suci Ramadhan. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Pondok Urang Melayu, Kota Pekanbaru, pada Sabtu (9/3/2024).
Kegiatan buka puasa bersama ini dihadiri oleh Ketua dan Anggota Bawaslu Riau, Kepala Sekretariat, para Kepala Bagian (Kabag), serta seluruh staf di lingkungan Bawaslu Riau. Selain itu, acara tersebut juga dihadiri oleh kalangan akademisi dan kaum intelektual yang diundang secara khusus untuk berdiskusi dan memberikan pandangan terkait perkembangan demokrasi di Provinsi Riau.
Acara berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kebersamaan. Menjelang waktu berbuka puasa, para peserta memanfaatkan kesempatan tersebut untuk berdialog santai mengenai berbagai isu terkait pengawasan pemilu, partisipasi masyarakat, serta tantangan dalam menjaga kualitas demokrasi di daerah.
Ketua Bawaslu Riau, Alnofrizal, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya sekadar menjadi ajang berbuka puasa bersama, tetapi juga menjadi momentum penting untuk mempererat hubungan kelembagaan antara Bawaslu dengan berbagai kalangan, khususnya akademisi dan kaum intelektual.
Menurutnya, kontribusi pemikiran dari kalangan akademisi sangat dibutuhkan dalam upaya memperkuat sistem pengawasan pemilu serta meningkatkan kualitas demokrasi di Provinsi Riau.
“Momentum Ramadhan ini menjadi sarana bagi kita untuk menjalin silaturahmi sekaligus menggali masukan dari kalangan intelektual demi memperkuat kualitas demokrasi kita,” ujar Alnofrizal.
Ia menambahkan bahwa Bawaslu sebagai lembaga pengawas pemilu memiliki tanggung jawab besar untuk memastikan seluruh tahapan pemilu berjalan secara jujur, adil, dan demokratis. Oleh karena itu, keterlibatan berbagai elemen masyarakat, termasuk akademisi, sangat penting dalam memberikan perspektif, saran, serta kritik yang konstruktif.
Selain mempererat hubungan, kegiatan tersebut juga menjadi ruang diskusi informal antara Bawaslu dengan kalangan akademisi terkait berbagai dinamika politik dan demokrasi yang berkembang di daerah. Masukan dari para intelektual diharapkan dapat menjadi bahan evaluasi dan referensi bagi Bawaslu dalam menjalankan tugas pengawasan pemilu secara lebih optimal.
Suasana kebersamaan semakin terasa saat azan Maghrib berkumandang dan seluruh peserta bersama-sama menikmati hidangan berbuka puasa yang telah disediakan. Setelah berbuka puasa, kegiatan dilanjutkan dengan salat Maghrib berjamaah serta diskusi ringan antar peserta.
Melalui kegiatan ini, Bawaslu Riau berharap dapat terus membangun sinergi dan kolaborasi dengan berbagai pihak dalam menjaga kualitas demokrasi. Bawaslu juga berkomitmen untuk terus membuka ruang dialog dengan masyarakat, akademisi, serta berbagai pemangku kepentingan guna memperkuat pengawasan pemilu yang transparan, partisipatif, dan berintegritas.
Melalui kegiatan silaturahmi seperti ini, diharapkan hubungan antara penyelenggara pemilu dan masyarakat semakin erat, sehingga upaya bersama dalam menjaga dan meningkatkan kualitas demokrasi di Provinsi Riau dapat terus berjalan secara berkelanjutan.
Penulis: FerSus
Editor: Aryan