Safari Ramadhan Bawaslu Riau di Kampar, Disiplin Pegawai dan Pengisian RKH Jadi Sorotan
|
Kampar, Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Provinsi Riau – Kegiatan Safari Ramadhan Bawaslu Provinsi Riau tidak hanya menjadi ajang mempererat silaturahmi antar jajaran pengawas Pemilu, tetapi juga dimanfaatkan sebagai momentum untuk melakukan evaluasi internal terhadap kinerja dan kedisiplinan pegawai. Dalam kegiatan yang berlangsung bersama jajaran Bawaslu Kabupaten Kampar tersebut, sejumlah isu penting menjadi pembahasan, mulai dari monitoring disiplin pegawai, pengisian Laporan Kinerja Harian (RKH), hingga pelaporan LHKAN.
Safari Ramadhan ini menjadi bagian dari upaya Bawaslu Provinsi Riau untuk memastikan seluruh jajaran di tingkat kabupaten/kota tetap menjaga profesionalitas dan akuntabilitas dalam menjalankan tugas kelembagaan, terutama dalam hal administrasi kepegawaian dan pelaporan kinerja.
Kepala Bagian Hukum, Humas, Data dan Informasi Bawaslu Provinsi Riau, Dona Donora, dalam kesempatan tersebut menyampaikan sejumlah catatan yang diperoleh dari data sistem SDM Provinsi. Ia menegaskan bahwa kedisiplinan pegawai merupakan aspek penting dalam mendukung kinerja lembaga, baik dari sisi kepatuhan terhadap jam kerja maupun tertib administrasi laporan.
“Berdasarkan data dari SDM Provinsi, kami masih menemukan beberapa catatan terkait kedisiplinan pegawai, baik dari sisi kepatuhan terhadap jam kerja maupun pengisian Laporan Kinerja Harian (RKH),” ujar Dona.
Ia juga menyoroti bahwa masih terdapat keterlambatan bahkan belum adanya pengiriman laporan kinerja harian dari salah satu satuan kerja pada periode sebelumnya.
“Dari Bawaslu Kampar sendiri, pada bulan lalu masih terdapat yang belum mengirimkan RKH. Hal ini tentu menjadi perhatian bersama agar ke depan pelaporan kinerja dapat dilakukan secara tepat waktu dan konsisten,” tambahnya.
Menurut Dona, pengisian RKH tidak hanya menjadi kewajiban administratif semata, tetapi juga merupakan instrumen penting untuk memantau aktivitas kerja pegawai sekaligus menjadi indikator dalam menilai kinerja harian. Oleh karena itu, ia mengingatkan agar seluruh pegawai dapat lebih disiplin dalam mengisi dan mengirimkan laporan tersebut.
Selain RKH, Dona Donora juga menyinggung pentingnya pelaporan LHKAN (Laporan Harta Kekayaan Aparatur Negara) sebagai bagian dari upaya menjaga transparansi dan integritas aparatur di lingkungan Bawaslu.
“Pengisian RKH serta pelaporan LHKAN merupakan bentuk tanggung jawab dan transparansi kinerja kita sebagai aparatur negara. Hal ini penting untuk menunjukkan komitmen kita dalam menjaga integritas lembaga,” jelasnya.
Ia menambahkan bahwa kedisiplinan dalam administrasi kepegawaian merupakan bagian dari upaya membangun tata kelola organisasi yang lebih baik serta meningkatkan kepercayaan publik terhadap lembaga pengawas Pemilu.
Sementara itu, Koordinator Divisi Hukum dan Penyelesaian Sengketa Bawaslu Riau, Indra Khalid Nasution, dalam arahannya juga menekankan pentingnya peran Pimpinan dan Kepala Sekretariat dalam memastikan kedisiplinan pegawai di lingkungan kerja masing-masing.
Menurut Indra, kedisiplinan merupakan salah satu fondasi utama dalam menjaga profesionalitas dan kredibilitas lembaga.
“Kedisiplinan pegawai merupakan hal mendasar dalam menjaga profesionalitas lembaga. Oleh karena itu, kami berharap hal ini menjadi perhatian pimpinan dan kepala sekretariat untuk terus melakukan pengawasan serta pembinaan terhadap pegawai,” kata Indra.
Ia juga mengingatkan bahwa setiap pegawai memiliki tanggung jawab untuk mematuhi aturan internal lembaga, termasuk dalam hal kehadiran, pelaporan kegiatan, hingga tertib administrasi lainnya.
“Kepatuhan terhadap aturan internal, termasuk pengisian laporan kinerja, merupakan bagian dari upaya kita menjaga integritas dan kualitas kinerja organisasi,” lanjutnya.
Lebih jauh, Indra menilai bahwa kegiatan Safari Ramadhan seperti ini menjadi kesempatan yang baik untuk melakukan komunikasi langsung dengan jajaran di daerah, sekaligus mendengarkan berbagai masukan dan kendala yang dihadapi dalam pelaksanaan tugas sehari-hari.
Kegiatan Safari Ramadhan tersebut juga berlangsung dalam suasana kebersamaan dan kekeluargaan, mengingat momentum bulan suci Ramadhan sering dimanfaatkan oleh berbagai instansi untuk memperkuat silaturahmi sekaligus melakukan refleksi terhadap kinerja organisasi.
Melalui forum tersebut, Bawaslu Provinsi Riau berharap seluruh jajaran dapat semakin meningkatkan komitmen dalam menjaga disiplin kerja, tertib administrasi, serta integritas sebagai aparatur pengawas Pemilu.
Selain itu, kegiatan ini juga menjadi pengingat bahwa penguatan kelembagaan tidak hanya dilakukan melalui peningkatan kapasitas sumber daya manusia, tetapi juga melalui kedisiplinan dalam menjalankan setiap kewajiban administratif dan tanggung jawab jabatan.
Dengan adanya evaluasi dan penguatan seperti ini, Bawaslu Provinsi Riau berharap kinerja pengawasan Pemilu di tingkat provinsi hingga kabupaten/kota dapat terus berjalan secara optimal, profesional, serta akuntabel.
Penulis: Ode
Editor: Huda