Dukung Program Bawaslu Membelajarkan Volume 2, Bawaslu Riau Susun Materi Ajar “Desain Sistem Pemilu”
|
PEKANBARU – Dalam rangka memperkuat kapasitas internal sekaligus memberi manfaat pembelajaran kepada masyarakat, Pimpinan Bawaslu Riau bersama Kepala Bagian Administrasi dan Tim Penyusunan Materi rampungkan draf materi ajar untuk Program Bawaslu Membelajarkan Volume 2 dengan topik “Desain Sistem Pemilu: Presidential Threshold, Parliamentary Threshold, Sistem Kepartaian, dan Representasi Politik,” Rabu (19/08/2026).
Pimpinan Bawaslu Riau Patminah Nularna mengatakan, draf materi ajar tersebut akan dikemas dalam bentuk video dan disebarkan melalui website dan media sosial Bawaslu Riau untuk mendapatkan masukan dari masyarakat luas.
“Masukan dari masyarakat sangat dibutuhkan untuk kesempurnaan bahan ajar sebelum diserahkan kepada Bawaslu RI,” ujar Patminah.
Ruang lingkup pembahasan dalam draf materi ajar mencakup 7 aspek utama, yaitu: desain pencalonan Presiden dan Wakil Presiden, sistem pemilu legislatif, sistem kepartaian, formula Pemilu, konversi suara menjadi kursi, representasi politik, dan efektivitas pemerintahan.
Dalam draf materi ajar tersebut dirumuskan alternatif desain sistem Pemilu yang menjamin kedaulatan rakyat, keadilan elektoral, proporsionalitas, kepastian hukum, dan penguatan demokrasi konstitusional di Indonesia.
Selain itu juga diuraikan kajian mengenai dampak penghapusan presidential threshold terhadap fragmentasi partai politik dan efektivitas pemerintahan ke depan.
Patminah berharap, dengan rampungnya pembahasan draf ini, materi ajar dapat segera difinalisasi dan dikemas dalam bentuk video pembelajaran untuk dipublikasikan kepada masyarakat.
“Selambat-lambatnya pada tiga September nanti video pembelajaran sudah diluncurkan di kanal YouTube Bawaslu Riau untuk mencapatkan masukan publik,” tutup Patminah.
Penulis: Hamidi
Editor: Angga