KPU Riau Ajak “Berpantun†Para Anggota Panwaslu Kabupaten/Kota Se-Riau
|
Bawaslu Provinsi Riau, Pekanbaru – Komisioner KPU Riau, Drs. Syapril Abdullah, M.Si mengajak para anggota Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kabupaten/Kota se-Provinsi Riau untuk “Berpantun†di kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) dan Pembekalan Bagi anggota Panwaslu yang baru saja dilantik pada Jumat, 25 Agustus 2017.
Syapril menyampaikan maksud ajakan “Berpantun†yang mempunyai mempunyai tafsiran Bersih, Partisipan, adil dan Santun. Sebab, menurutnya orang Melayu mempunyai kesantunan yang tinggi karena punya kebiasaan berpantun dan sudah menjadi tradisi di Provinsi Riau.
“Berpantun†merupakan slogan baru KPU Riau yang sudah disosialisakan sebelumnya, dan pada akhir September 2017 akan dilaunching, renananya akan dihadiri juga komisioner KPU RI.
Penjabaran Berpantun, Syapril menjelaskan, Bersih; bersih itu penyelenggaranya tidak melakukan praktik money politik, tidak menerima “amplopâ€, integritas teruji, independensinya bisa dipertangungjawabkan. Partisipan; berperan aktif menyukseskan kegiatan penyelenggaran Pilkada/Pemilu. Adil; netral, tidak berpihak, dan Santun; memberi pelayanan kepada semua peserta Pemilu/Pilkada.
“ini motonya.. Insya Allah, baik Panwaslu, KPU Kapubanten/Kota maupun Bawaslu akan diundang pada saat peluncuran pada akhir September mendatang,†ujarnya.
Menjelang tahapan, KPU Riau dan jajaran diwajibkan “Berpantunâ€, setiap Komisioner saat mengadakan FGD maupun pertemuan dengan stakeholder.
Sedangkan Visi yang dibangun KPU Riau, yaitu PSPS yang mempunyai kepanjangan, “Pilkada Sukses Penyelenggara Selamatâ€.
“Artinya, apa? Orang yang dulunya jadi Bupati, orang yang dulunya jadi Walikota, Gubernur, anggota Dewan, DPD, kita jangan bersangkut paut dengan hukum, ini yang dimaksud PSPS,†jelas Syapril, pada Sabtu, 26 Agustus 2017 di ruang pertemuan Hotel Asnof Pekanbaru.
“Berpantun†merupakan salah satu kegiatan sosialisasi KPU kepada masyarakat, dan juga menjadi langkah KPU Riau untuk memberikan penguatan kinerja bagi KPU Kabupaten/Kota pada penyelenggaraan Pilkada 2018.
Sebelum memaparkan materi, Syapril juga berkesempatan menyampaikan sebuah pantun,
“Sungguh tinggi pohon meranti,
berpangkal dahan lebar bersarang,
mari kita sukseskan tahapan Pilgubri,
agar Riau terdepan terbilangâ€
Pantun yang disampakain Syapril, langsung disambut dengan tepuk tangan meriah seluruh anggota Panwas Kabupaten/Kota se-Provinsi Riau.
Selanjutnya, Materi Bimtek yang disampaikan, Berjudul “Tahapan dan Langkah KPU Provinsi Riau untuk Penguatan Kinerja KPU Kabupten/Kota di Pilkada 2018†sebagai moderator, staf sekretariat Bawaslu Riau, Novi Sulastri.
Usai pemaparan materi, dilanjutkan dengan diskusi dan tanya jawab. Peserta Bimtek diberikan kesempatan untuk menyampaikan pertanyaan maupun usulan terhadap perbaikan kinerja KPU dan jajaran.
Salah satu pertanyaan kritis, dilontarkan anggota Panwas Kabupaten Indrgiri Hilir, Andang. Dia mempertanyakan, dan mengkritisi kegiatan KPU yang monoton dari waktu ke waktu, dan semakin menurunya partisipasi masyarakat dalam memilih.
“Apa yang dilakukan KPU setiap tahun normatif, apa yang dapat dilakukan KPU dalam rangka meningkatkan partisipasi masyarakat?. Informasi penyelenggaran Pilkada tidak sampai ke masyarakat, apakah KPU punya program yang cukup untuk mengatasi persoalan itu?,†ujar Andang bertanya.
Mendengar pertanyaan kritis itu, Syapril pun menjawab, bahwa KPU akan meninkatkan volume sosialisasi pada penyelenggaran Pilkada. Termasuk memberikan pembekalan bagi jajaran KPU dan juga melibatkan para tokoh masyarakat.
“Terima kasih Pak Andang, mudah-mudahan bisa lebih baik. Kuansing (Kabupaten Kuantan Singingi) dan Rohul (Kabupaten Rokan Hulu) partisipasi sudah bagus. Inhu (Kabupaten Indragiri Hulu) pemilihan terbaik nomor dua nasional,†jawab Syapril memungkasi.
Penulis: Hendro Susanto