Lompat ke isi utama

Berita

Patminah Nurlana Serukan Kolaborasi Total untuk Jaga Martabat Demokrasi di Indragiri Hulu

Patminah Nurlana Serukan Kolaborasi Total untuk Jaga Martabat Demokrasi di Indragiri Hulu

Bawaslu Riau, Indragiri Hulu - Bawaslu Riau gencar melakukan upaya penguatan institusi pengawas Pemilu melalui Divisi SDMO. Ditengah upaya tersebut sebuah pesan kuat datang dari Anggota Bawaslu Provinsi Riau Patminah Nurlana. Ia menegaskan bahwa Bawaslu tidak akan mampu berdiri sendirian dalam mengawal proses demokrasi. Seruan ini disampaikannya dalam acara Penguatan Kelembagaan Pengawas Pemilu yang digelar Bawaslu Kabupaten Indragiri Hulu (INHU) di Hotel Rafana, pada hari Kamis, 4 September 2025.

Patminah Nurlana menjadi sorotan utama saat ia menekankan filosofi dasar pengawasan Pemilu modern. Menurutnya era kerja soliter bagi Bawaslu telah usai. Tantangan demokrasi ke depan menuntut adanya sebuah gerakan bersama yang solid.

“Bawaslu tidak bisa bekerja sendiri, penguatan kelembagaan harus diiringi dengan keterlibatan aktif masyarakat, pemerintah daerah dan seluruh stakeholder." Ujar tegas patminah.

Baginya kolaborasi bukanlah sekadar pilihan, melainkan sebuah keharusan. Ia meyakini hanya dengan sinergi yang baik pengawasan Pemilu yang efektif, demokratis dan bermartabat dapat diwujudkan. Pesan ini menjadi benang merah yang mengikat seluruh rangkaian acara yang di hadiri oleh Wakil Bupati INHU Ir. H. Hendrizal, Tenaga Ahli (TA) Komisi II DPR RI, Subiran Paradimos, S.IP., M.IK, Ketua dan Anggota Bawaslu INHU, serta mitra kerja strategis lainnya.

Acara ini sendiri merupakan sebuah forum strategis yang digagas untuk memperkuat kapasitas dan soliditas internal Bawaslu INHU menjelang tahapan Pemilu. Ketua Bawaslu Indragiri Hulu Dedi Risanto mengakui bahwa lembaga yang dipimpinnya butuh cermin untuk berkaca. Ia membuka ruang seluas-luasnya untuk kritik dan saran demi perbaikan tugas pengawasan di INHU agar lebih baik kedepannya dalam mengawal proses tegaknya demokrasi.

"Kami ingin membangun Bawaslu yang tidak hanya kuat secara struktural, tetapi juga adaptif dan terbuka terhadap evaluasi," kata Dedi, mengamini arah pemikiran yang disampaikan Patminah.

Gagasan kolaborasi yang diusung Patminah mendapat sambutan hangat. Wakil Bupati INHU, Ir. H. Hendrizal, yang membuka acara secara resmi, mengapresiasi komitmen Bawaslu untuk terus berbenah dan merangkul semua pihak.

"Pemilu yang adil, jujur dan bermartabat tidak bisa diwujudkan hanya oleh penyelenggara," ungkap Hendrizal, menegaskan pentingnya partisipasi seluruh elemen masyarakat.

Forum ini juga menghadirkan para ahli untuk memperkaya diskusi, seperti Tenaga Ahli Komisi II DPR RI, Subiran Paradimos, perwakilan Perhimpunan Pemilih Indonesia (PPI) Riau, Hasan dan akademisi, Dr. Tito Handoko. Kehadiran mereka menunjukkan bahwa seruan kolaborasi Patminah Nurlana bukanlah wacana kosong, melainkan sebuah langkah nyata yang mulai dibangun dari Indragiri Hulu untuk demokrasi yang lebih baik.

Penulis: Azmi

Editor: Lastri

toast

Media Sosial

news

Lokasi Bawaslu Provinsi

tanya

Konsultasi
Hukum Kepemiluan

Tanyakan right-circle
tanya

Konsultasi
Hukum Kepemiluan

Tanyakan right-circle