Lompat ke isi utama

Berita

Pemilih Pintar ! “Era Baru” Demokrasi Dibentuk Mulai Dari Hari Ini

Pemilih Pintar ! “Era Baru” Demokrasi Dibentuk Mulai Dari Hari Ini

Pekanbaru-Bawaslu Provinsi Riau mengingatkan pentingnya pemilih pintar demi masa depan demokrasi yang berkemajuan, bersasarkan daftar pemilih tetap pada Pemilu 2024, 55% pemilih didominasi oleh pemilih generasi millenial dan pemilih Generasi Z. Fakta ini menunjukkan bahwa peran anak muda sangat menentukan masa depan bangsa, untuk itu fokus pendidikan politik menjadi asupan wajib sebagai modal bagi pemilih untuk pertaruhan kursi kepemimpinan yang menentukan arah kebijakan negara.

Pendidikan politik bagi pemilih tidak hanya menjadi tanggung jawab penyelenggara Pemilu namun juga menjadi tanggung jawab bersama seluruh elemen institusi utamanya dalam lingkup akademisi. Pendidikan Politik memiliki 4 (empat) tujuan fundamental yaitu:

1.meningkatkan kesadaran hak dan kewajiban masyarakat dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara;

2.meningkatkan partisipasi politik dan inisiatif masyarakat dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara;

3.meningkatkan kemandirian, kedewasaan, dan membangun karakter bangsa dalam rangka memelihara persatuan dan kesatuan bangsa;

4.membangun etika dan budaya politik sesuai dengan Pancasila.

Anggota Bawaslu Riau Indra Khalid Nasution menyebutkan bahwa pemilih pintar diwujudkan mulai dari hari ini, demi era baru demokrasi yang lebih baik.

“Anak-anak muda sebagai pemilih dengan kontribusi pengaruh paling besar harus dibekali sebaik dan sedini mungkin, hal ini menyangkut masa depan negara dalam era baru demokrasi, tantangan era baru demokrasi dimaksud ialah pemilih muda di zaman informasi digital, pemilih muda inilah yang menentukan apakah new era demokrasi menjadi sebuah kemajuan atau kemunduran, tentu kita semua berharap ini adalah sebuah kemenangan”, ujarnya.

Indra yang juga merupakan koordinator divisi hukum Bawaslu Riau menekankan bahwa perlunya pendidikan politik di era sekarang ini dengan memperhatikan keadilan dan kesetaraan gender yang ditujukan untuk meningkatkan kesadaran akan hak dan kewajiban, meningkatkan partisipasi politik dan inisiatif warga negara, serta meningkatkan kemandirian dan kedewasaan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, semua kebutuhan tersebut harus dibungkus dalam sebuah informasi yang benar dan akurat.

“Di era teknologi ini sangat mudah untuk memanipulasi informasi, terutama informasi berkaitan dengan kepemiluan, hal ini dapat berdampak fatal yang mengakibatkan terjadinya mobilisasi pemilih tanpa disadari oleh pemilih itu sendiri. Dalam rangka menyediakan informasi guna peningkatan pendidikan pemilih, Bawaslu sebagai lembaga penyelenggara Pemilu hadir dengan berbagai wadah informasi kepemiluan seperti JDIH Bawaslu, Sigaplapor, SIPS, hingga PPID. Keakuratan informasi merupakan kewajiban kami sebagai bentuk kontribusi memajukan intelektual para pemilih muda”, tambahnya.

Bawaslu sesungguhnya sudah memantik pentingnya pendidikan pemilih sejak lama, program pengawasan partisipatif, pojok pengawasan, forum warga hingga diterbitkannya Peraturan Bawaslu Nomor 2 Tahun 2023 tentang Pengawasan Partisipatif dengan misi utama membuka pikiran dan mengajak seluruh masyarakat untuk berpartisipasi aktif mengawasi Pemilu merupakan bentuk keseriusan Bawaslu dalam dunia pendidikan politik bangsa.

Terakhir Indra berharap membangun era demokrasi ini tidak hanya digaungkan oleh Bawaslu tetapi juga didukung oleh Pemerintah dan masyarakat agar Indonesia menjadi negara demokratis yang berdiri tegak.

“Kita semua punya peran untuk memajukan bangsa, Bawaslu hadir tidak hanya pada perhelatan Pemilu, ketika Pemilu usai Bawaslu tetap berkontribusi memajukan pikiran rakyat melalui program-progam strategis untuk mencerdaskan masyarakat, Pemilu kedepan dengan sistem yang sama namun tantangan yang berbeda, apapun itu kita berharap Indonesia menjadi negara demokratis yang berdiri tegak, tentu Bawaslu terus berbenah menyiapkan diri untuk sukses menghadapi tantangan dan gempuran era demokrasi”, tutup Indra.

Penulis: Aryan
Editor: Angga

toast

Media Sosial

news

Lokasi Bawaslu Provinsi

tanya

Konsultasi
Hukum Kepemiluan

Tanyakan right-circle
tanya

Konsultasi
Hukum Kepemiluan

Tanyakan right-circle