UIR Tembus 16 Besar Nasional Kompetisi Debat Penegakan Hukum Pemilu VI, Ketua Bawaslu Riau: Prestasi Riau di Kancah Nasional
|
Jakarta, Rabu (23/9/2026) — Universitas Islam Riau (UIR) berhasil menembus babak 16 besar nasional dalam Kompetisi Debat Penegakan Hukum Pemilu VI Antarperguruan Tinggi se-Indonesia Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu).
Kompetisi yang diikuti perguruan tinggi dari berbagai daerah di Indonesia ini berlangsung melalui beberapa tahapan seleksi, mulai dari eliminasi, regional, hingga nasional. Bawaslu mencatat sebanyak 409 regu mahasiswa mengikuti kompetisi ini sebelum peserta melanjutkan ke tahapan berikutnya.
Setelah berhasil melewati tahapan regional, tim UIR melanjutkan perjuangan ke tingkat nasional yang diselenggarakan di Jakarta. UIR menjadi salah satu perguruan tinggi yang berhasil melaju hingga babak 16 besar nasional.
Ketua Bawaslu Provinsi Riau, Alnofrizal, mengapresiasi capaian yang diraih tim UIR. Menurutnya, keberhasilan tersebut menjadi bukti bahwa mahasiswa dari Provinsi Riau mampu bersaing dalam ajang akademik tingkat nasional bersama perguruan tinggi dari berbagai daerah di Indonesia.
“Kita apresiasi UIR berhasil lolos sebagai 16 besar dalam Kompetisi Debat Penegakan Hukum Pemilu ini. Ini menunjukkan Riau mampu tampil di kancah nasional, setara dengan perguruan tinggi besar lainnya di Indonesia,” ujar Alnofrizal.
Ia menilai capaian UIR merupakan bagian dari prestasi Provinsi Riau, khususnya dalam pengembangan wawasan hukum kepemiluan dan demokrasi di kalangan generasi muda.
“Dari ratusan lebih peserta dari kampus se-Indonesia yang mengikuti ajang ini, tim UIR berhasil menjadi 16 besar terbaik. Ini tentu menjadi bagian dari prestasi Riau,” lanjutnya.
Alnofrizal juga menilai keterlibatan mahasiswa dalam kompetisi tersebut menunjukkan kapasitas dan pemahaman yang baik terhadap persoalan hukum dan kepemiluan di kalangan generasi muda.
“Ini juga menunjukkan bagusnya pemahaman hukum generasi muda Riau. Kita berharap kondisi ini bisa menjadi modal sosial yang kuat bagi Riau untuk menjalankan demokrasi yang lebih berkualitas,” ungkapnya.
Kompetisi Debat Penegakan Hukum Pemilu VI merupakan salah satu sarana yang dikembangkan Bawaslu untuk meningkatkan pemahaman mahasiswa mengenai kepemiluan dan penegakan hukum pemilu, sekaligus mendorong tumbuhnya diskursus akademik di lingkungan perguruan tinggi. Tahapan kompetisi tahun ini dilaksanakan melalui tiga tahap, yaitu eliminasi, regional, dan nasional.
Keberhasilan UIR melaju hingga babak 16 besar nasional sekaligus memperkuat sinergi antara Bawaslu dan perguruan tinggi di Riau dalam mendorong peningkatan literasi kepemiluan, budaya demokrasi, serta kapasitas generasi muda dalam memahami persoalan hukum pemilu.
Capaian tersebut diharapkan dapat menjadi motivasi bagi mahasiswa dan perguruan tinggi lainnya di Provinsi Riau untuk terus berpartisipasi dalam berbagai kegiatan pendidikan demokrasi dan pengembangan pengetahuan kepemiluan di tingkat nasional.
Penulis : Fersus
Editor : Sulaiman